ASUS Ngenalin ZenBook Terbaru dengan Dukungan ScreenPad 2.0

ASUS Ngenalin ZenBook Terbaru dengan Dukungan ScreenPad 2.0

ASUS Ngenalin ZenBook Terbaru dengan Dukungan ScreenPad 2.0

Tidak hanya memperkenalkan dua jagoan terbarunya, ASUS ZenBook Pro Duo dan ASUS ZenBook Duo

, ASUS juga turut memboyong laptop ZenBook terbaru, yakni UX334, UX434 dan UX534. Ketiganya merupakan versi terkini dari jajaran laptop ultra-ringkas ZenBook yang dikenalkan di Indonesia pada awal tahun 2019.

Laptop ini tidak hanya hadir berbekal hardware dan spesifikasi terbaik, tetapi juga telah dilengkapi dengan ScreenPad 2.0. Berbicara soal desain, ASUS ZenBook terbaru ini juga punya bodi yang terlihat lebih elegan dan juga mewah, tetapi tetap mengedepankan fungsionalitas.

Baik ZenBook UX334, UX434 dan UX534, ketiganya merupakan laptop dengan bodi

paling ringkas di kelasnya. Contohnya, ASUS ZenBook UX334, laptop ini datang dengan bodi seukuran kertas A4 dan ketebalannya hanya 17,9 mm dengan bobot seberat 1,22 Kg.

Seluruh jajaran laptop ini juga dirancang agar memiliki layar yang lebih luas. Ya! Hal tersebut dapat dicapai berkat teknologi NanoEdge Display yang menjadikan bezel di sekitar layar sangat tipis, yakni hanya 2,8 mm. Selain itu, teknolog ini juga menjadikan ZenBook terabru memiliki screen-to-body yang sangat besar, yakni hingga 95%.

Tidak ketinggalan, ASUS juga menyelipkan fitur ErgoLift Design. Berkat fitur ini, bodi laptop dapat terangkat ketika digunakan dan membuat ZenBook terbaru ini memiliki performa pendingin yang lebih baik. Selain itu, bodi yang terangkat membuat posisi laptop menjadi lebih nyaman untuk mengetik.

Diperkuat software terabru, yakni ScreenXpert, ScreenPad 2.0 yang ada pada ZenBook

terbaru telah menggunakan layar sentuh lebih luas, yakn 5,65 inci. Ya! Sudah barang tentu layar kedua yang interaktif ini bisa meningkatkan produktivitas penggunanya.

ScreenPad 2.0 juga mencakup sejumlah tools yang sangat bermanfaat. Misalnya, ASUS membenamkan Quick Key yang memungkinkan otomatisasi pengetikan keyboard yang kompleks menjadi cukup dengan satu sentuhan, pengenalan tulsan tangan untuk input yang alami, ataupun sebagai number key untuk menginput data yang lebih cepat.

 

Baca Juga :