Google Konfirmasi Tanam Investasi di Go-Jek

Google Konfirmasi Tanam Investasi di Go-Jek

Google Konfirmasi Tanam Investasi di Go-Jek

GOOGLE mengonfirmasi bahwa mereka menanamkan investasi ke Go-Jek, startup transportasi daring (online) asal Indonesia yang merupakan pesaing Uber dan Grab.

Minggu lalu, Google dikabarkan menanamkan invetasi sebesar US$1,2 miliar

(Rp16 triliun) pada Go-Jek bersama dengan Meituan-Dianping dari Tiongkok dan Temasek dari Singapura. Go-jek telah mendiskusikan investasi tersebut sejak April lalu. Dengan kucuran dana segar terbaru ini, Go-Jek sekarang memiliki valuasi sebesar US$4 miliar atau sekitar Rp53,4 triliun).

Menurut laporan TechCrunch, ini merupakan investasi pertama dari Google di Indonesia setelah mereka menanamkan investasi di India pada Desember 2017.

Go-Jek tidak hanya menawarkan layanan transportasi seperti ojek

dan taksi, tapi juga layanan lain seperti kurir, pengantaran makanan dan serta pembayaran mobile. Di Indonesia, Go-Jek disebutkan menguasai pasar, mengalahkan Uber dan Grab.

Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, kawasan dengan lebih dari 600 juta konsumen dan tingkat adopsi internet yang terus naik. Sementara itu, di Asia Tenggara, Grab lebih mendominasi.

“Go-Jek dipimpin oleh tim manajemen Indonesia yang kuat

dan telah membuktikan bagaimana mereka menggunakan teknologi untuk memudahkan kehidupan masyarakat Indonesia,” kata Caesar Sengupta, VP dari Next Billion, Google. Tim Next Billion adalah tim yang fokus pada negara-negara berkembang.

Baca Juga :